Home » Berita » Menunggu Maghrib dengan Ilmu: Ngabuburead Rumah Baca Pintar Hidupkan Literasi Ramadan Anak-anak

Menunggu Maghrib dengan Ilmu: Ngabuburead Rumah Baca Pintar Hidupkan Literasi Ramadan Anak-anak

PEKALONGAN – Kegiatan Ngabuburead yang diselenggarakan Rumah Baca Pintar kembali berlangsung meriah pada Ramadan tahun ini. Program yang menggabungkan literasi, permainan edukatif, tadarus Al-Qur’an, dan kajian keislaman tersebut telah memasuki penyelenggaraan ke-12 sejak pertama kali digelar pada 2010.

Tradisi Ngabuburead menjadi agenda rutin Ramadan Rumah Baca Pintar sebagai ruang edukasi dan pembinaan karakter bagi anak-anak dan remaja. Kegiatan ini sempat terhenti selama masa pandemi COVID-19 dan beberapa waktu setelahnya. Namun sejak dua tahun terakhir, program tersebut kembali dilaksanakan secara konsisten hingga kini memasuki edisi ke-12.

Pada tahun ini 2026/1447 H, kegiatan Ngabuburead berlangsung selama dua minggu berturut-turut, dimulai sejak hari ketiga Ramadan hingga hari Minggu. Sebanyak 70 peserta mengikuti kegiatan ini yang dibagi dalam beberapa kelompok usia, mulai dari tingkat TK–SD/MI hingga SMP/remaja.

Sebanyak 15 relawan turut terlibat aktif mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung. Para relawan membantu mengelola berbagai aktivitas seperti membaca bersama, permainan literasi, diskusi ringan, hingga kegiatan keagamaan yang bertujuan menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman.

Ketua penyelenggara, Nur Fina Solawati menyampaikan bahwa Ngabuburead tidak hanya dimaksudkan sebagai kegiatan menunggu waktu berbuka puasa, tetapi juga sebagai sarana membangun budaya literasi di kalangan anak-anak dan remaja.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya mengisi waktu menjelang berbuka dengan hal yang positif, tetapi juga belajar membaca, berdiskusi, bermain secara edukatif, serta memperdalam nilai-nilai keislaman,” ujarnya.

Seskab Teddy Tegaskan MBG Tidak Kurangi Anggaran Pendidikan, Justru Ditambah

Pada penyelenggaraan ke-12 ini, Rumah Baca Pintar juga mendapatkan dukungan dari Amanah Zakat, sebuah Lembaga Amil Zakat yang berpusat di Depok, Jawa Barat. Lembaga tersebut menjalankan berbagai program sosial yang berfokus pada kepedulian terhadap literasi, santunan bagi dai dan santri, serta berbagai inisiatif lingkungan hidup.
Dukungan tersebut diberikan melalui program Green Ramadhan, yang merupakan bagian dari upaya Amanah Zakat untuk mengintegrasikan kegiatan sosial, keagamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Amanah Zakat sendiri didukung oleh Askrindo dan Asyki dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat. Melalui kolaborasi ini, diharapkan kegiatan literasi seperti Ngabuburead dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Penyelenggara berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut setiap tahun dan menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk menghadirkan aktivitas Ramadan yang mendidik, menyenangkan, dan bermanfaat bagi generasi muda.
“Ramadan adalah momentum yang tepat untuk menanamkan nilai literasi, kebersamaan, dan kepedulian sosial kepada anak-anak sejak dini,” tambahnya.

Dengan antusiasme peserta yang tinggi serta dukungan berbagai pihak, Ngabuburead Rumah Baca Pintar diharapkan terus menjadi ruang tumbuh bagi budaya membaca dan pembelajaran di tengah masyarakat.

Dede Farhan Aulawi Paparkan Manajemen Strategis Layanan Informasi Di Perpusinfo UPI

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
× Advertisement
× Advertisement