Dilansir dari Dana Moneter Internasional (IMF) – Mei 2025
Dana Moneter Internasional (IMF) merilis laporan terbarunya mengenai prospek ekonomi regional untuk kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA), menyampaikan tiga pesan utama yang dinilai sangat penting bagi keberlangsungan ekonomi kawasan dalam menghadapi tantangan global yang terus berkembang.
Dalam video bertajuk “آفاق الاقتصاد الإقليمي لمنطقة الشرق الأوسط وشمال إفريقيا: ثلاث رسائل أساسية” (Prospek Ekonomi Regional Timur Tengah dan Afrika Utara: Tiga Pesan Utama), IMF menegaskan bahwa situasi geopolitik yang semakin kompleks dan ketidakpastian global menuntut negara-negara di kawasan MENA untuk segera mengambil langkah antisipatif dan strategis.
TIGA PESAN UTAMA IMF UNTUK KAWASAN MENA:
-
Ketidakpastian Global Meningkat
IMF menekankan bahwa ketidakpastian ekonomi global kini berada pada tingkat yang sangat tinggi, dipicu oleh konflik geopolitik yang berkepanjangan, ketegangan perdagangan, serta volatilitas pasar energi. Hal ini berdampak langsung pada kestabilan ekonomi negara-negara MENA, khususnya yang sangat tergantung pada ekspor komoditas. -
Pertumbuhan Ekonomi Lebih Lambat dari Perkiraan
Laporan IMF menunjukkan bahwa proyeksi pertumbuhan ekonomi kawasan MENA untuk tahun 2025 telah diturunkan menjadi 2,6%, dari sebelumnya 4% (proyeksi Oktober 2024). Penurunan ini mencerminkan tantangan struktural dan eksternal yang terus membayangi, termasuk penurunan produksi minyak serta perlambatan permintaan global. -
Reformasi Struktural dan Diversifikasi Ekonomi adalah Kunci
IMF menyerukan agar negara-negara MENA segera mempercepat reformasi struktural, memperkuat stabilitas makroekonomi, dan mendorong diversifikasi ekonomi guna mengurangi ketergantungan terhadap sektor energi. Negara-negara yang lebih maju dalam diversifikasi, seperti beberapa anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), dinilai lebih tahan terhadap guncangan eksternal.
Rekomendasi IMF mencakup:
-
Perbaikan kebijakan fiskal dan tata kelola pemerintahan.
-
Investasi pada sektor-sektor nonmigas seperti teknologi, pendidikan, dan pariwisata.
-
Penguatan ketahanan sosial dan inklusi ekonomi untuk menghadapi risiko jangka panjang.
(KN**)
Comment